Mataram: Hari bersejarah kembali ditorehkan di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram melalui Yudisium dan Pengukuhan Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 1 Tahun 2025. Sebanyak 1.402 peserta resmi dikukuhkan, terdiri atas 992 guru Madrasah dan 410 guru Pendidikan Agama Islam (PAI), setelah menjalani perjalanan panjang melalui program PPG Transformasi sejak 2 April 2024 hingga 31 Maret 2025.

Acara yang digelar secara daring ini bukan sekadar penutup proses akademik, melainkan sebuah titik awal perjalanan pengabdian. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram Prof. Dr. H. Jumarim Umar Maye mengingatkan bahwa seorang guru sejati adalah mereka yang tidak berhenti belajar. “Ilmu berkembang setiap hari. Seorang guru yang hebat bukan hanya menyampaikan materi, tetapi terus memperkaya diri untuk memberi makna pada kehidupan murid-muridnya,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., memberikan pesan menyentuh. Beliau menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, memperkuat integritas, dan terus menempuh pendidikan hingga S2 bahkan S3. “Hari ini bukan sekadar kelulusan, melainkan amanah besar untuk mendidik bangsa. Guru bukan hanya pengajar, tetapi inspirator yang menyalakan cahaya, membimbing generasi menuju masa depan yang lebih cerah. Itulah harapan Menteri Agama dan Presiden Republik Indonesia: guru harus menjadi penggerak peradaban,” ungkapnya penuh semangat.

Momentum ini menjadi pengingat bahwa profesi guru adalah panggilan hati, bukan hanya pekerjaan. 1.402 pendidik yang dikukuhkan hari ini membawa harapan besar: menghadirkan ruang belajar yang bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga tempat lahirnya inspirasi, keteladanan, dan nilai-nilai kehidupan.
Dengan yudisium ini, UIN Mataram kembali meneguhkan perannya sebagai pusat lahirnya guru profesional dan berkarakter. Para lulusan PPG bukan hanya siap mengajar, tetapi juga siap menjadi inspirasi—menerangi jalan generasi muda menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.