Sebagai bentuk tindaklanjut penandatanganan MoU yang dilaksanakan pada tangggal 24 Â September 2022 antara Dekan FTK sekaligus sebagai Ketua LPTK UIN Mataram Dr. Jumarim, M.HI dengan Direktur GTK Kementerian Agama Dr. Muhammad Zain di Kediri Jawa Timur, LPTK UIN Mataram telah menerima 330 Mahasiswa yang telah lulus pra test dan mengikuti Orientasi Akademik di Hotel Grand Legi Mataram.
Kegiatan perdana untuk mahasiswa PPG tersebut dihadiri juga oleh Rektor UIN Mataram yang diwakili oleh WR 1 Prof. Dr. H. Adi Fadli, M.Ag, Dekan FTK Dr. Jumarim, M.HI sebagai ketua LPTK UIN Mataram, WD 1 Dr. Saparuddin, M.Ag sebagai Koordinator PPG, WD 2 Dr. H. S. Ali Jadid, M.Pd., WD 3 Dr. Akhmad Asy’ari, M.Pd sebagai Ketua UP, Kaprodi PPG FTK UIN Mataram, Dr. H. Fathul Maujud, MA. Kabag TU dan Panitia lainnya.
 Dalam sambutannya, Dr. Jumarim, M.HI sebagai ketua LPTK UIN Mataram yang menyelenggarakan PPG dalam jabatan mengingatkan kepada para mahasiswa untuk mengikuti semua proses PPG karena hanya melalui proses inilah para guru bisa dijamin menjadi guru professional. Maka sebagai penyelenggara juga berupaya membimbing dan mendampingi semua peserta untuk dapat lulus pada UKIN dan UP dengan memberikan bimbingan dan pendampingan intensif oleh dosen wali kelas yang ditugaskan. Sebagai Dekan FTK UIN Mataram diakhiri dengan mohon kepada Rektor UIN Mataram yang diwakilkan kepada WR 1 untuk membuka secara resmi kegiatan Orientasi Akademik Mahasiswa PPG Dalam Jabatan Angkatan III.
Orientasi Akademik yang dibiayai melalui LPDP tersebut dibuka oleh Wakil Rektor 1 UIN Mataram Prof. Dr. H. Adi Fadli, M.Ag mewakili Rektor Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag yang sedang tugas ke luar daerah. Dalam sambutan Profesor muda ini bahwa sebagai Mahasiswa PPG yang selalu belajar akan berhak mendapat penghargaan baik penghargaan duniawi maupun samawi sebagaimana yang ditegaskan dalam wahyu pertama kepada Nabi Agung Muhammad SAW (QS al ‘Alaq : 1-5) yaitu mendapatkan kemuliaan dari Allah SWT.
Di akhir sambutan mantan WD 1 FTK UIN Mataram himbau kepada semua peserta untuk sungguh-sungguh mengikuti semua proses untuk bisa mengukir kesuksesan-kesuksesan berikutnya. Sebagai guru professional beliau ingatkan, “hendaknya mendidik dengan lembut diiringi dengan do’a seperti halnya mendidik anak sendiriâ€. (SS).