Mataram, 16 November 2025 – Bertempat di Theater Room Gedung Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Panitia Praktik Pengamalan Lapangan (PPL) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) melaksanakan kegiatan Evaluasi dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) PPL Tahun 2025. Acara tersebut dihadiri oleh Dekan FTK bersama para Wakil Dekan I, II, dan III, serta mengundang 111 guru pamong dari berbagai madrasah dan sekolah mitra yang menjadi lokasi pelaksanaan PPL tahun 2025.

Dalam sambutannya, Dekan FTK Prof. Dr. H. Maimun, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan evaluasi ini menjadi ruang penting bagi fakultas untuk mendengarkan langsung informasi, pengalaman, serta gambaran proses yang telah dijalani mahasiswa selama melaksanakan PPL di sekolah atau madrasah. Beliau berharap masukan dari para guru pamong dapat menjadi bahan refleksi dan evaluasi bagi program studi dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelaksanaan PPL di tahun-tahun berikutnya. “Kami ingin mendapatkan informasi dan gambaran yang utuh tentang pelaksanaan PPL di lapangan, termasuk kekurangan yang mungkin masih ditemukan, agar dapat kami tindak lanjuti di tingkat program studi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan I FTK sekaligus Ketua Panitia PPL, Prof. Dr. Mohamad Iwan Fitriani, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta PPL tahun 2025 sebanyak 1.173 mahasiswa yang berasal dari sepuluh program studi. Mahasiswa tersebut tersebar di 111 lokasi pelaksanaan PPL yang meliputi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK/RA sebanyak 18 lembaga, MI/SD sebanyak 15 lembaga, MTs/SMP sebanyak 44 lembaga, dan MA/SMA/SMK sebanyak 34 lembaga. Prof. Iwan juga menegaskan bahwa pelaksanaan PPL tahun ini berjalan lancar berkat kerja sama yang baik antara pihak kampus, dosen pembimbing, guru pamong, dan lembaga mitra, meskipun masih diperlukan tindak lanjut terhadap beberapa catatan hasil evaluasi guna peningkatan mutu pelaksanaan di masa mendatang.

Kegiatan evaluasi ini ditutup dengan sesi diskusi terbuka antara pihak fakultas sebagai panitia dan para guru pamong. Melalui forum tersebut, berbagai masukan dan rekomendasi dibahas sebagai dasar penyusunan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara kampus dan lembaga pendidikan mitra. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan PPL pada tahun-tahun berikutnya dapat berlangsung lebih efektif, inovatif, dan berdampak positif bagi pengembangan kompetensi mahasiswa calon pendidik serta kemajuan dunia pendidikan.