Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram dan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin telah secara resmi menjalin kerjasama strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan riset di bidang pendidikan berbasis program studi.

Kesepakatan ini diharapkan akan membawa dampak positif bagi kedua institusi dalam upaya mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkontribusi pada pembangunan bangsa.

Penandatanganan perjanjian kerjasama ini berlangsung dalam sebuah acara yang dihadiri oleh Dekan FTK UIN Mataram, Dr. Jumarim, M.HI didampingi oleh Wakil Dekan 2 Prof. Dr. H. S. Ali Jadid Al Idrus, M.Pd, Wakil dekan 3 Dr. Akhmad Asy’ari, M.Pd, kaprodi dan sekprodi, Kabag TU Bapak Saiful Bahri, S.Sos beserta kelompok jabatan fungsional yang ada di Akademik FTK UIN Mataram. Adapun dari FTK UIN Antasari Banjarmasin dihadiri oleh Laila Rahmawati, M.Hum Kaprodi Tadris Fisika FTK UIN Banjarmasin, Khairunnisa, S.Pd.,M.Pd Kaprodi Tadris IPA Biologi FTK UIN Banjarmasin, Ardian Trio Wicaksoni, M.Pd Sekretaris Prodi Tadris Fisika FTK UIN Banjarmasin dan Fitri Nur Hikmah, M.Pd.Si Sekretaris Prodi Tadris IPA Biologi FTK UIN Banjarmasin.

Perjanjian yang dilaksanakan di ruang sidang FTK UIN Mataram yang ada di Lt 1 Gedung A mencakup berbagai aspek, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen hingga kolaborasi dalam proyek-proyek penelitian dan pengembangan.

Dekan FTK UIN Mataram, Dr. Jumarim, M.HI, mengungkapkan, “Kerjasama ini adalah langkah penting dalam memperkuat sinergi antara dua institusi yang memiliki visi dan misi serupa. Kami percaya bahwa dengan bekerjasama, kami dapat mencapai lebih banyak hal dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan pendidikan di Indonesia.” khususnya dalam meningkatkan mutu program studi masing-masing.

Dekan FTK UIN Mataram, menambahkan, “Kami melihat banyak peluang kerjasama yang bisa dijajaki bersama FTK UIN Antasari Banjarmasin. Keduanya memiliki keahlian masing-masing dalam berbagai bidang teknik dan kejuruan. Dengan saling berbagi pengalaman dan pengetahuan, kami yakin ini akan menjadi awal yang baik bagi kerjasama yang sukses.”

Sementara itu, juru bicara dari FTK UIN Antasari Banjarmasin, Ardian Trio Wicaksoni, M.Pd menyambut baik langkah ini. “Kami sangat antusias dengan kerjasama ini, karena kami melihat potensi besar dalam mengembangkan kurikulum bersama, pertukaran mahasiswa, dan kerjasama penelitian. Ini akan memberikan manfaat besar bagi kedua institusi dan bagi perkembangan prodi masing-masing.”

Pada kesepakatan kerjasama ini, kedua institusi akan menjalani serangkaian program kerjasama, termasuk:

Pertukaran Mahasiswa: Mahasiswa dari kedua institusi akan memiliki kesempatan untuk mengikuti program pertukaran, yang memungkinkan mereka untuk belajar di lingkungan yang berbeda dan mendapatkan pengalaman berharga.

Pertukaran Dosen: Dosen dari FTK UIN Mataram dan FTK UIN Antasari Banjarmasin akan dapat berpartisipasi dalam program pertukaran dosen. Ini akan membantu dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam proses pengajaran dan pembelajaran.

Kolaborasi Riset: Kedua fakultas akan bekerja sama dalam berbagai proyek riset. Ini mencakup penelitian interdisipliner di berbagai bidang tarbiyah dan keguruan.

Pengembangan Kurikulum Bersama: Kedua institusi akan berkolaborasi dalam pengembangan kurikulum yang relevan dan sesuai dengan perkembangan pendidikan

Kegiatan Akademik Bersama: FTK UIN Mataram dan FTK UIN Antasari Banjarmasin akan mengadakan seminar, konferensi, dan lokakarya bersama untuk membahas topik-topik terkini dalam teknik dan kejuruan.

Kerjasama ini diharapkan akan memberikan manfaat yang signifikan bagi mahasiswa, dosen, dan kedua institusi. Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman, kolaborasi dalam penelitian, dan pendidikan serta pengabdian pada masyarakat , FTK UIN Mataram dan FTK UIN Antasari Banjarmasin akan berkontribusi pada pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.

Kerjasama ini juga sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja global. Dengan demikian, kolaborasi ini diharapkan akan menciptakan dampak positif dalam jangka panjang bagi pembangunan negara. (SS)