Mataram, 17 Oktober 2025 — Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Mataram melalui LPTK UIN Mataram menyelenggarakan kegiatan Briefing Pengawas Uji Pengetahuan Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UP-UKMPPG) pada Jumat, 17 Oktober 2025, bertempat di Hotel Fave Mataram. Kegiatan ini diikuti oleh para dosen dan tenaga kependidikan yang akan bertugas sebagai pengawas dalam pelaksanaan UP-UKMPPG tahun 2025.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I UIN Mataram, Prof. Dr. H. Adi Fadli, M.Ag., yang hadir mewakili Rektor UIN Mataram. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peran pengawas dalam menjaga mutu dan kredibilitas pelaksanaan ujian PPG.

“Tugas pengawas bukan sekadar memastikan ketertiban teknis, tetapi juga menjaga nilai-nilai akademik, etika, dan integritas. Pengawas harus menjadi teladan dalam kejujuran dan profesionalisme,” ungkap Prof. Adi Fadli.
Beliau juga memberikan apresiasi kepada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan atas komitmennya mempersiapkan pengawas yang kompeten dan berintegritas tinggi.
“Briefing seperti ini sangat penting untuk menyamakan persepsi agar pelaksanaan UP-UKMPPG berjalan tertib, lancar, dan mencerminkan mutu akademik UIN Mataram,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Prof. Dr. H. Maimun Zubair, M.Pd., dalam arahannya menekankan makna mendalam dari kata “pengawas.”

“Kata pengawas berasal dari kata awas, yang berarti lihai dan penuh perhatian. Maka pengawas tidak boleh lengah, harus sigap, jeli, dan berperforma baik,” jelasnya.
Beliau juga menegaskan bahwa pengawas tidak perlu tampil menakutkan, tetapi harus mampu menciptakan suasana yang ramah dan menenangkan.
“Peserta UP-UKMPPG adalah guru-guru profesional. Maka pengawas harus banyak tersenyum, menciptakan suasana sejuk, serta mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Program Studi PPG FTK UIN Mataram, Dr. H. Fathul Maujud, M.A., menyampaikan bahwa briefing ini merupakan bagian penting dari tahapan persiapan pelaksanaan UP-UKMPPG.

“Pengawas adalah garda terdepan dalam menjaga kredibilitas ujian. Dengan pembekalan ini, diharapkan seluruh pengawas memahami aspek teknis, prosedural, dan etika pengawasan secara menyeluruh,” ungkapnya.
Kegiatan briefing juga menghadirkan dua narasumber (penyelia) yang memberikan pembekalan teknis dan etis bagi pengawas, yaitu Dr. Abdul Rozak, M.Si. dan Dr. M. Rapi, M.Pd.

Dalam materinya, Dr. Abdul Rozak, M.Si. membahas etika dan tanggung jawab moral pengawas dalam konteks akademik dan spiritualitas Islam.
“Integritas adalah fondasi utama dalam pengawasan. Pengawas harus jujur, disiplin, adil, dan tetap menunjukkan empati kepada peserta ujian,” tegasnya.
Sedangkan Dr. M. Rapi, M.Pd. menyampaikan strategi teknis menciptakan suasana pengawasan yang kondusif dan humanis.
“Pengawas bukan hanya penjaga ruangan, tetapi fasilitator suasana yang menumbuhkan rasa aman dan fokus bagi peserta,” jelasnya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara pengawas dan narasumber. Melalui kegiatan Briefing Pengawas UP-UKMPPG LPTK UIN Mataram ini, diharapkan seluruh pengawas dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi etika, serta mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman dalam setiap aspek pelaksanaan ujian.