Mahasiswi Tadris Matematika Khatam 30 Juz & Juara Tafsir Bahasa Arab STQ NTB

Mahdaro Finetri dalam ajang STQ NTB 2021

Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Provinsi NTB telah berlangsung 3-8 April 2021 di Kota Mataram dengan melombakan 3 cabang dan 8 golongan, yakni Cabang Tilawah (anak dan Dewasa), Cabang Hifzil Qur’an (1, 5, 10, 20, 30 Juz) dan tilawah, dan Cabang Tafsir Golongan Bahasa Arab.

Dalam ajang bergengsi tersebut Mahdaro Finetri, Mahasiswi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Mataram berhasil mengukir prestasi. Mahdaro meraih juara III Cabang Tafsir Bahasa Arab. Sebelumnya, Pada STQ NTB tahun 2019, ia meraih Juara I Tafsir Bahasa Inggris dan tahun 2020 terpilih mewakili NTB untuk MTQ Nasional ke 28 di Padang, Sumatera Barat. Mahdaro lahir di Mesanggok, Gerung Lombok Barat, 03 Agustus 2001 dari pasangan orang tua; Junaedi S.Pd dan Hardiah. Mahdaro adalah alumni MA DI Nurul Hakim Putri Lombok Barat.
Dalam wawancaranya, mahasiswi asal Gerung ini menceritakan proses hafalan yang baru saja dikhatamkan 30 Juz. Proses lanjutan hafalan berlangsung di Pesantren Al-Qur’an Nuur Ahmad yang didirikan oleh TGH. Lalu Ahmad Busyairi, MA yang merupakan Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Arab sekaligus Mudir Ma’had Al-Jami’ah UIN Mataram.

 

Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Hj. Lubna, M.Pd mengapresiasi prestasi Mahdaro dan menyatakan bahwa ini adalah model dan penciri Profil Mahasiswa/Sarjana UIN Mataram yang berhasil mengintegrasikan keilmuannya; antara sains dan agama. Dekan juga menyatakan kembali bahwa dalam hal pembinaan bakat dan minta mahasiswa tingkat fakultas, FTK telah secara rutin dan berkala melaksanakan berbagai program pendukung kreatifitas mahasiswa seperti Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Pekan olah raga dan seni (PORSENI), dan pengiriman mahasiswa untuk lomba nasional.
Hal senada disampaikan Ketua Prodi Tadris Matematika, Dr. Al Kusaeri, M.Pd yang bersyukur dan menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi atas capaian Mahdaro. Ia menambahkan; Prestasi ini dapat menjadi energi baru bagi tim Akreditasi Prodi yang sedang proses melengkapi dokumen Borang. (el-qudsy)